コンテンツへスキップ

Pabrik Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin Segera Dibangun, Pemerintah Matangkan Persiapan Jalan Akses dan Ground Breaking

2026年1月15日 oleh
Pabrik Bahan Baku Bioavtur di Banyuasin Segera Dibangun, Pemerintah Matangkan Persiapan Jalan Akses dan Ground Breaking
Melly

Rencana pembangunan pabrik bahan baku bioavtur berbasis energi terbarukan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kini memasuki tahap krusial.


Pemerintah lintas sektor bersama pihak swasta tengah mematangkan koordinasi menjelang prosesi ground breaking yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Januari 2026 di Desa Muara Sungsang, Kecamatan Banyuasin II.


Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sumatera Selatan pada Senin, 12 Januari 2026.


Pertemuan ini dihadiri oleh Asisten II Pemprov Sumsel Ir. H. Basyaruddin Akhmad, Sekda Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, Kepala DPMPTSP Sumsel H. Lusapta Yudha Kurnia, serta jajaran pimpinan PT Green Power Palembang (GPP) dan inisiator proyek dari Indonesia Japan Business Network (IJBNet).


Fokus Perbaikan Infrastruktur Jalan Akses


Salah satu poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kondisi infrastruktur jalan sepanjang 4,4 kilometer menuju lokasi pabrik.


Dilaporkan bahwa terdapat sekitar 600 meter ruas jalan yang masih mengalami kerusakan dan memerlukan penanganan segera agar mobilitas kendaraan berat serta logistik berjalan lancar.


“Perlu koordinasi yang intens antara PT Green Power dan dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar jalan ini segera diperbaiki. Akses harus benar-benar siap guna mendukung peninjauan lokasi oleh pimpinan daerah maupun kelancaran pembangunan,” tegas Sekda Banyuasin, Erwin Ibrahim.


Erwin menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkomitmen penuh dalam mendukung teknis di lapangan serta koordinasi lintas instansi demi kesuksesan proyek strategis ini.


Di sisi lain, Wakil Direktur Utama PT GPP, Pettah Aminu, mengakui adanya tantangan cuaca dalam pengerjaan akses jalan.


Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir menghambat target penyelesaian pada akhir Desember lalu.


Namun, pihaknya optimistis pengerjaan akan rampung tepat waktu melalui kerja sama dengan berbagai pihak.


Mendorong Nilai Tambah Ekonomi Daerah

Proyek yang diinisiasi oleh IJBNet ini diharapkan tidak hanya sekadar membangun pabrik, tetapi juga menciptakan ekspor produk olahan energi dari Sumatera Selatan ke pasar internasional.


Direktur Eksekutif IJBNet, Solihin, S.E., M.Pd., mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten.


“Kami merespons positif peningkatan kualitas jalan akses masyarakat ini. Ke depan, akses tersebut akan memberikan nilai tambah bagi distribusi produk lokal Banyuasin ke mancanegara,” jelas Solihin.


Acara peletakan batu pertama (ground breaking) pabrik PT GPP tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Bupati Banyuasin Askolani Jasi.


Selain pejabat daerah, sejumlah pejabat tingkat kementerian dari Kemenko Bidang Perekonomian serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga dijadwalkan hadir untuk menyaksikan dimulainya proyek energi hijau tersebut.




IJBNet Hadiri Peralihan Pengelolaan LeMMI 4.0 ke Indonesia